Selasa, 25 April 2017
Bacaan: 1 Korintus 15:21-28 | Nyanyian: KJ 275
“Semua orang akan dihadapkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus” (ayat 22b)
PERSEKUTUAN DENGAN KRISTUS
Pada umumnya orang merasa sedih apabila orang yang kita cintai meninggal dunia. Pendapat ini terjadi karena mereka tidak mengenal dan tidak percaya akan adanya kebangkitan setelah kematian bagi manusia. Namun orang yang beriman kepada Tuhan Yesus Kristus memahami bahwa kematian bukanlah akhir dari segalanya, karena setelah kematian akan disertai kebangkitan dan akan dikumpulkan oleh Allah untuk hidup bersama Dia.
Karena kasih karuniaNya maka Allah mengadakan penebusan bagi kita manusia berdosa ini, yang dilakukan oleh Tuhan Yesus Kristus di kayu salib. Pada hari ketiga Dia bangkit pula dari antara orang mati, dimana Tuhan Yesus sebagai buah sulung yang akan diikuti oleh mereka yang menjadi milikNya pada kedatanganNya yang kedua.
Rasul Paulus berkata bahwa di dalam persekutuan dengan Kristus, setiap orang percaya akan dibangkitkan kembali setelah kematiannya untuk mendapat kehidupan kekal di surga bersama Dia. Kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus terjadi untuk keselamatan dan kebahagiaan orang percaya. Kebangkitan Tuhan Yesus dibuktikan dengan penampakan-penampakan kepada murid-muridNya dalam kondisi fisik seperti sebelum penyaliban.
Orang yang tidak percaya akan kebangkitan setelah kematian -yaitu orang-orang yang tidak dalam perjumpaan dan tidak beriman kepada Tuhan Yesus Kristus- berpendapat bahwa kematian adalah suatu hukuman yang menuju kebinasaan kekal di dalam maut karena di sana tidak ada pertobatan.
Firman Tuhan ini akan dapat menjadikan diri kita berbenah diri dan memantapkan iman kita untuk hidup berkenan di hadapan Tuhan dengan tetap menjaga dan membina hubungan harmonis dengan Tuhan Yesus Kristus. Kita tetap yakin dan percaya bahwa setelah kematian ada kebangkitan baik untuk Tuhan Yesus maupun untuk kita orang percaya yang menjadi milikNya.
Semuanya itu adalah karya keselamatan Allah yang dikaruniakan kepada kita oleh Tuhan Yesus Kristus Yang Maha Mulya, bersama Tuhan Yesus kita dibawa ke tempat perhentian abadi yang indah, tenang dan damai. Amin. [Sri]
“Hanya dalam persekutuan dengan Kristus ada kehidupan kekal sorgawi.”
