Disadur dari Yayasan Komunikasi Bersama
“Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik,
ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat
dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.”
(1 Petrus 3:10)
Bandi hampir berkelahi dengan murid dari kelas lain. Kata-kata Bandi kasar sekali. Didi mencoba mengingatkan Bandi dan melerai saat mereka mulai bertengkar. Namun Didi malah dibentak dan didorong oleh Bandi. Pak Guru yang melihat hal itu lalu membawa Bandi dan murid kelas lain itu ke ruang guru. Pertengkaran itu terjadi karena mereka saling mengejek.
Adik-adik, Tuhan memberi kita kemampuan untuk mengatakan hal baik, seperti yang Didi lakukan saat mengingatkan Bandi.
Mari Adik-adik kita membaca 1 Petrus 3:8-10! Kemampuan berkata-kata yang Tuhan berikan kepada kita harus digunakan untuk menyampaikan berkat dari Tuhan, hal-hal benar dan baik kepada sesama. Bukan untuk mencaci maki dan mengejek. Menjaga perkataan kita hanya untuk menyampaikan hal-hal baik dan benar, membuat hidup kita bersama orang lain akan menjadi indah. Salah satu tempat terbaik melatih hal itu adalah di sekolah saat kita bergaul dengan semua teman.
Yuk Adik-adik, kita belajar menjaga perkataan agar kata-kata kita menghasilkan kebaikan bagi semua orang. Mau ya!
Doa: Bapa Surgawi, tolonglah aku menjaga perkataanku di mana pun. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
