Lagipula, anakku, waspadalah!
Membuat banyak buku tak akan ada akhirnya,
dan banyak belajar melelahkan badan.
(Pengkhotbah 12:12)
Kiki melaporkan Toni kepada Pak Kamto, karena Toni telah mengejek Lusi hingga menangis. Toni sombong karena mendapat nilai tertinggi dalam ulangan Matematika, sedangkan Lusi mendapat nilai paling rendah. “Kecerdasan perlu disertai dengan kepribadian yang terpuji, Toni!” tegur Pak Kamto.
Adik-adik, belajar dengan tekun dan berjuang keras untuk meraih prestasi adalah hal yang terpuji. Namun, ada hal lain yang jauh lebih penting untuk kita lakukan. Apakah itu? Mari kita membaca Pengkhotbah 12:12-14! Takut akan Allah dan menaati perintah-perintah-Nya, itulah hal yang terlebih penting dalam hidup ini. Menuntut ilmu atau belajar dan berupaya meraih prestasi adalah penting. Namun memiliki ilmu tanpa disertai takut akan Allah, hanya akan sia-sia. Pada akhirnya perbuatan kita nanti harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.
Adik-adik, kita menuntut ilmu di sekolah. Namun kita juga harus membangun iman kita dengan takut akan Allah dan menaati perintah-perintah-Nya.
Doa: Bapa Surgawi, berilah aku ketekunan dalam menuntut ilmu, dan mengasihi sesamaku sebagai bukti imanku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
